| Meningkatkan Produksi Lele Sehat Secara Organik |
|
|
|
| Selasa, 25 Oktober 2011 09:18 | |||
Permintaan lele tidak pernah surut, bahkan cenderung semakin meningkat. Berdasarkan data, di Jabodetabek saja membutuhkan lele sekitar 150 ton per hari. Bisa dibayangkan, berapa banyak produksi lele yang harus disediakan oleh peternak lele. Sementara itu, peternak sendiri banyak mengalami kendala dalam mengembangkan peternakan lele.
Di antaranya ialah masalah harga pakan yang terus meningkat. Sedangkan ketergantungan terhadap pakan pabrikan masih tinggi. Ironisnya lagi, pakan pabrikan dengan harga mahal tidak menjamin keberhasilan budi daya. Misalnya, banyak lele yang sakit dan tingkat kematian yang tinggi. Selain itu, hasil panen juga sering dihargai “rendah” dan tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan pembudidaya. Hal inilah yang melatarbelakangi RGB Gunawan menciptakan sistem budi daya lele yang ekonomis, berkualitas, dan sehat, yaitu dengan sistem probiotik organik. Sistem ini menjadikan peternak mandiri dalam penyediaan pakan serta pengondisian air (water quality). Probiotik organik merupakan kumpulan mikroorganisme yang mendukung pertumbuhan dan kesehatan semua makhluk hidup yang dihasilkan dari bahan dasar alami, tanpa melibatkan unsur kimia. Dan, ini sangat besar sekali manfaatnya dalam penerapan budi daya lele. Sistem probiotik organik memiliki keunggulan dibandingkan sistem konvensional. Pertama, lele mendapatkan asupan pakan alami, berkualitas, dan murah hingga hemat 60%. Kedua, kepadatan kolam lebih tinggi hingga 200 ekor/m³, sedangkan sistem konvensional hanya mencapai 150 ekor/m³. Ketiga, kualitas air tetap baik karena terjaga oleh mikroorganisme yang tumbuh secara berkesinambungan. Keempat, serangan penyakit menurun dan rendahnya kematian bibit hanya 2—3%. Padahal dalam sistem konvensional bisa mencapai 10—20%. Kelima, meningkatkan pertumbuhan lele secara optimal dengan kualitas yang baik dan sehat. Dari seluruh temuan sistem probiotik organik ini, baik berdasarkan pengalaman dan observasinya selama terjun di budi daya lele, ia menuangkannya ke dalam sebuah buku dengan judul Dongkrak Produksi Lele dengan Probiotik Organik. Buku ini ditulis bersama Bagus Harianto dan diterbitkan oleh AgroMedia Pustaka. Buku ini akan mengulas sistem probiotik organik dan penerapannya untuk Anda yang ingin mengembangkan dan meningkatkan produksi lele secara organik. Di dalamnya dibahas mulai dari teknis budi daya menggunakan probiotik organik secara lengkap dan praktis, mulai dari persiapan bibit, persiapan kolam, hingga pemeliharaannya. Selain itu, dilengkapi pula dengan pembuatan pakan menggunakan probiotik organik, mengolah kolam secara sistem probiotik, dan memilih jenis lele unggul. Sistem ini akan sangat membantu pembudidaya lele untuk menghemat biaya dan mendongkrak produksi lele yang sehat secara organik. Tunggu apa lagi? Tidak ada salahnya jika Anda mencobanya.
|
Cari buku berdasarkan harga
Populer
Terbaru
Katalog Buku
Psikologi Populer Agrobisnis Buku Anak Bahasa Bakul Kuliner Populer Bisnis Burung Peliharaan Citra Rasa Asia Citra Rasa Nusantara Ekologi/lingkungan Gerobak Tukang Sayur Hewan Peliharaan Humor Ibadah dan Doa Ikan Hias Ikan Konsumsi Islamic Novel kesehatan Kesehatan Islami Ketrampilan Kisah-kisah Islami Kreasi Kreatif Masakan/minuman Mom's Guide Pastry Trendy Peng. Diri Pribadi Muslim Penunjang Pelajaran Perawatan Tanaman Perikanan Perkebunan Peternakan Psikologi & Peng. Diri Psikologi Parenting Menu Sehat Lezat Smart Akhwat Tanaman Buah Tanaman Hias & Taman Tanaman Sayur Teknik & IT Teknologi Pertanian Tuntunan Unggas Bisnis Wawasan Islami Fiksi Non-fiksi Sukses Usaha Boga Politik/Hukum Fashion & KecantikanList All Products |
|
|
Advanced Search |



Permintaan lele tidak pernah surut, bahkan cenderung semakin meningkat. Berdasarkan data, di Jabodetabek saja membutuhkan lele sekitar 150 ton per hari. Bisa dibayangkan, berapa banyak produksi lele yang harus disediakan oleh peternak lele. Sementara itu, peternak sendiri banyak mengalami kendala dalam mengembangkan peternakan lele.