Posisi Anda :
| Menciptakan Tanaman Sehat dengan Pupuk Organik |
|
|
|
| Senin, 12 Juli 2010 10:49 | |||
|
Penurunan produksi, adanya serangan hama dan penyakit, serta penurunan kualitas produk pertanian yang mengandung bahan kimia menjadi alasan untuk kembali memikirkan konsep pertanian organik yang mengutamakan keseimbangan alam. Pertanian organik mampu mengembalikan fungsi tanah dan air sebagai tempat hidup yang layak bagi tanaman, ternak, dan ikan. Konsep pertanian ini dapat didukung dengan penggunaan pupuk yang aman bagi tanah, air, dan organisme yang hidup di dalamnya. Pupuk tersebut dikenal dengan sebutan pupuk organik, baik dalam bentuk padat maupun cair. Pupuk organik mulai digunakan petani di Indonesia seiring dengan pola hidup yang cenderung back to nature. Penggunaan bahan organik, termasuk pupuk organik cair mulai digemari masyarakat. Saat ini, produk makanan yang dibudidayakan secara organik lebih disukai masyarakat. Alasannya, makanan tersebut lebih sehat karena terbebas dari residu bahan-bahan kimia yang berasal dari pupuk dan pestisida anorganik. Di negara-negara maju, masyarakatnya mulai beralih mengonsumsi produk-produk organik. Penggunaan pupuk organik memiliki banyak keuntungan, di antaranya, memperbaiki sifat kimia dan sifat fisika tahan, meningkatkan daya serap tanah terhadap air, meningkatkan efektivitas mikroorganisme tanah, lebih murah, ramah lingkungan, dan meningkatkan kualitas produksi. Nah sekarang, bagaimana kita membuat sistem pertanian organik ini? Langkah-langkah apa saja yang mesti diterapkan? Buku “Meningkatkan Hasil Panen dengan Pupuk Organik” terbitan AgroMedia Pustaka ini memberikan jawabannya secara lengkap dan praktis. Di dalam buku yang ditulis Ayub S. Pernata memaparkan fungsi dan cara pembuatan pupuk organik cair beserta cara aplikasinya untuk tanaman, ternak, dan ikan. Dilengkapi dengan pengetahuan mengenai zat-zat yang dibutuhkan oleh tanaman, ternak, dan ikan beserta fungsinya.
|
Cari buku berdasarkan harga
Populer
Terbaru
Katalog Buku
Psikologi Populer Agrobisnis Buku Anak Bahasa Bakul Kuliner Populer Bisnis Burung Peliharaan Citra Rasa Asia Citra Rasa Nusantara Ekologi/lingkungan Gerobak Tukang Sayur Hewan Peliharaan Humor Ibadah dan Doa Ikan Hias Ikan Konsumsi Islamic Novel kesehatan Kesehatan Islami Ketrampilan Kisah-kisah Islami Kreasi Kreatif Masakan/minuman Mom's Guide Pastry Trendy Peng. Diri Pribadi Muslim Penunjang Pelajaran Perawatan Tanaman Perikanan Perkebunan Peternakan Psikologi & Peng. Diri Psikologi Parenting Menu Sehat Lezat Smart Akhwat Tanaman Buah Tanaman Hias & Taman Tanaman Sayur Teknik & IT Teknologi Pertanian Tuntunan Unggas Bisnis Wawasan Islami Fiksi Non-fiksi Sukses Usaha Boga Politik/Hukum Fashion & KecantikanList All Products |
|
|
Advanced Search |
WahyuMedia | GagasMedia | TransMedia | MediaKita | KawanPustaka | IndonesiaTera | Bukune | VisiMedia | RuangKata | Gradien | CMedia | LinguaKata | AnakKita



Pupuk merupakan salah satu unsur penting dalam proses budi daya pertanian. Namun, saat ini penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat merusak sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Keadaan ini akan merugikan, baik untuk ekosistem alam maupun kesejahteraan petani. Karena penggunaan pupuk kimia yang terus-menerus meningkat jumlahnya tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh.