Posisi Anda :
Review
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >> |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Halaman 9 dari 124 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Cari buku berdasarkan harga
Populer
Terbaru
Katalog Buku
Psikologi Populer Agrobisnis Buku Anak Bahasa Bakul Kuliner Populer Bisnis Burung Peliharaan Citra Rasa Asia Citra Rasa Nusantara Ekologi/lingkungan Gerobak Tukang Sayur Hewan Peliharaan Humor Ibadah dan Doa Ikan Hias Ikan Konsumsi Islamic Novel kesehatan Kesehatan Islami Ketrampilan Kisah-kisah Islami Kreasi Kreatif Masakan/minuman Mom's Guide Pastry Trendy Peng. Diri Pribadi Muslim Penunjang Pelajaran Perawatan Tanaman Perikanan Perkebunan Peternakan Psikologi & Peng. Diri Psikologi Parenting Menu Sehat Lezat Smart Akhwat Tanaman Buah Tanaman Hias & Taman Tanaman Sayur Teknik & IT Teknologi Pertanian Tuntunan Unggas Bisnis Wawasan Islami Fiksi Non-fiksi Sukses Usaha Boga Politik/Hukum Fashion & KecantikanList All Products |
|
|
Advanced Search |
WahyuMedia | GagasMedia | TransMedia | MediaKita | KawanPustaka | IndonesiaTera | Bukune | VisiMedia | RuangKata | Gradien | CMedia | LinguaKata | AnakKita



Siapa sih yang tidak ingin mendapatkan jodoh ideal? Tentu semua berharap bisa menemukan tambatan hatinya untuk menjadi pendamping hidupnya. Namun, tentunya dengan kriteria tertentu yang memenuhi aspek lahir dan batin. Lahir dalam artian pasangan bisa dipandang menyejukkan dan memiliki kesempurnaan sesuai takaran masing-masing. Sedangkan batin, adanya rasa cinta yang tumbuh dari naluri kemanusiaan dan naluri dari ilahi (rahmat).
Tidak sedikit dari Anda yang menyukai masakan pedagang kaki lima, kan? Meski jajanan yang satu ini mangkal di tepi jalan, aromanya tidak menyurutkan langkah kita untuk mencicipi kelezatan masakannya.
Kehidupan keluarga yang diliputi rasa cinta dan ketenteraman serta saling mengasihi merupakan harapan semua orang. Jika hal ini telah tercipta, ia seolah-olah tinggal di dalam surga. Dan, layak baginya berucap, “baiti jannati” (rumahku surgaku). Di dalamnya tidak akan ditemukan percekcokan, kesalahpahaman yang berkepanjangan, dan konflik yang bisa berujung perceraian. Tidak ada yang dirasakan oleh penghuninya, kecuali kedamaian dan kebahagiaan yang selalu menyelimuti hati mereka. Namun pertanyaannya, bisakah hal tersebut diwujudkan dengan mudah?
Apa, sih, hidup itu? Pertanyaan tersebut mungkin sederhana, tetapi memiliki jawaban yang beragam dan kompleks. Ada orang yang menganggap hidup itu adalah proses. Bahkan, ada juga yang menganggap hidup itu sebuah pembelajaran. Lantas, bagaimana dengan Anda?