Posisi Anda :
| Teknik Tepat Memilih Bibit Domba |
|
|
|
| Ditulis oleh News Room | ||||||||||||||||||||||||
| Jumat, 14 Mei 2010 07:54 | ||||||||||||||||||||||||
|
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih domba bakalan untuk digemukkan. 1. Domba memiliki tubuh yang sehat, lincah, tidak cacat, dan bulunya tidak kusam. Domba yang umurnya masih muda, tetapi terlihat kurus masih dapat dipilih dengan pertimbangan domba masih bisa tumbuh dan berat badannya diharapkan bertambah dengan perlakuan pakan yang lebih baik. Banyak peternak yang membeli domba bakalan dalam keadaan sakit karena pertimbangan harganya lebih murah. Biasanya, domba yang dipilih adalah yang terkena penyakit scabies (kudis), bukan terkena penyakit berbahaya. Domba ini biasanya kurus karena kurang nafsu makan. Dengan pengobatan menggunakan salep yang mengandung sulfur secara rutin, penyakit scabies bisa disembuhkan dalam waktu sekitar satu bulan. Program penggemukan bisa dilakukan sejalan dengan masa pengobatan atau setelah domba sembuh. Namun, bagi peternak pemula cara ini sangat berisiko. 2. Prioritas domba jantan. Hal ini disebabkan, tingkat pertumbuhan domba jantan lebih cepat. Selain itu, adanya larangan pemotongan domba betina yang masih produktif. Namun, tidak tertutup kemungkinan menggemukkan domba betina yang sudah tidak produktif lagi, misalnya domba betina yang mandul (majir) atau sudah tua. 3. Berasal dari jenis domba lokal dan merupakan domba yang sudah beradaptasi dengan lingkungan setempat. Jika domba terpaksa didatangkan dari suatu lokasi yang kondisinya berbeda dengan lokasi penggemukan maka perlu masa adaptasi sekitar 2—4 minggu, sehingga membutuhkan dana untuk adaptasi ini. 4. Domba yang akan digemukkan memiliki bobot badan sekita 15 kg dan berumur 4 bulan—1 tahun. Untuk mengetahui umur bakalan, peternak bisa melihat catatan domba. Namun, tidak semua hewan ternak memiliki catatan yang lengkap semenjak lahirnya. Karena itu, untuk mengetahui umur domba dapat dilihat dari susunan gigi. Umumnya orang melihat umur domba dan kambing dari jumlah gigi seri yang sudah tumbuh. Cara penentuan umur domba dan kambing dengan penentuan jumlah gigi seri yang tumbuh tidak selalu tepat. Namun, cara ini dapat memberikan petunjuk yang dapat dipercaya tentang umur ternak tersebut.
Artikel ini dikutip dari buku “Petunjuk Praktis Menggemukkan Domba, Kambing, dan Sapi Potong”, AgroMedia Pustaka: 2009. Di dalam buku persembahan Redaksi AgroMedia Pustaka ini dibahas secara praktis beternak domba, kambing, dan sapi, mulai dari seputar prospek usaha, pemilihan bakalan, perkandangan, pemeliharaan, pakan, problem kesehatan dan solusinya, panen, pemasaran, hingga analisis usaha.
|
||||||||||||||||||||||||
| Terakhir diperbarui, Jumat, 14 Mei 2010 08:10 |
Cari buku berdasarkan harga
Populer
Terbaru
Katalog Buku
Psikologi Populer Agrobisnis Buku Anak Bahasa Bakul Kuliner Populer Bisnis Burung Peliharaan Citra Rasa Asia Citra Rasa Nusantara Ekologi/lingkungan Gerobak Tukang Sayur Hewan Peliharaan Humor Ibadah dan Doa Ikan Hias Ikan Konsumsi Islamic Novel kesehatan Kesehatan Islami Ketrampilan Kisah-kisah Islami Kreasi Kreatif Masakan/minuman Mom's Guide Pastry Trendy Peng. Diri Pribadi Muslim Penunjang Pelajaran Perawatan Tanaman Perikanan Perkebunan Peternakan Psikologi & Peng. Diri Psikologi Parenting Menu Sehat Lezat Smart Akhwat Tanaman Buah Tanaman Hias & Taman Tanaman Sayur Teknik & IT Teknologi Pertanian Tuntunan Unggas Bisnis Wawasan Islami Fiksi Non-fiksi Sukses Usaha Boga Politik/Hukum Fashion & KecantikanList All Products |
|
|
Advanced Search |
WahyuMedia | GagasMedia | TransMedia | MediaKita | KawanPustaka | IndonesiaTera | Bukune | VisiMedia | RuangKata | Gradien | CMedia | LinguaKata | AnakKita



Berdasarkan tujuan pemeliharaannya, kriteria pemilihan domba bakalan setidaknya dibagi menjadi dua, yaitu bakalan indukan dan bakalan penggemukan (untuk dipotong). Pemilihan domba untuk penggemukan lebih mudah dan fleksibel dibandingkan dengan pemilihan domba untuk indukan.