| Peralatan dan Bahan Merajut |
|
|
|
| Ditulis oleh News Room | |||
| Rabu, 05 Mei 2010 03:28 | |||
|
1. Benang Wol Besar ![]() Benang ini memiliki diameter sebesar 2--3 mm. Di pasaran benang kini kadang-kadang disebut wol kinlon. Warna-warnanya solid dan tidak luntur. Ada juga yang seratnya memiliki beberapa warna, sehingga rajutan yang dihasilkan akan menghasilkan gradasi warna. Benang seperti ini disebut benang sembur. Sifatnya hangat di kulit serta mengembang. Benang seperti ini biasa dirajut menggunakan jarum kait nomor 5--6 dan cocok dibuat untuk syal leher. 2. Benang Wol LokalBenang ini mirip dengan wol besar, namun diameter benangnya lebih kecil. Warna-warnanya cerah namun tidak begitu nyaman di kulit. Benang semacam ini lebih cocok dirajut untuk aplikasi atau dikombinasikan dengan kain dan produk-produk kecil lainnya. 3. Benang Katun ![]() Benang ini mirip dengan benang kasur, namun seratnya lebih halus. Rajutan yang dibuat dari benang ini akan memberikan efek dingin di kulit dan bila dibuat pakaian, ‘jatuhnya’ akan bagus dan terlihat alami. Di pasaran benang ini tersedia dalam warna putih, krem, dan warna-warna lainnya. 4. Benang BaliBenang ini adalah benang katun berwarna-warni yang diameternya besar. Efeknya dingin di kulit, namun karena ukurannya yang besar maka lebih cocok dirajut untuk tas atau ikat pinggang. Disebut benang Bali karena benang ini banyak diproduksi secara home industry di pulau Bali. 5. Jarum Rajut ![]() Jarum yang digunakan di sini adalah jarum kait atau hook. Jarum ini ada yang terbuat dari baja, plastik, fiber, bahkan ada yang dari kayu. Panjangnya sekitar 20 cm dengan kaitan benang di ujungnya. Ada pula jarum yang memiliki kaitan pada ujung dan pangkalnya. Di bagian tengah ada bidang pipih untuk meletakkan jari tengah dan ibu jari saat memegang jarum. Masing-masing jarum kait memunyai nomor kode, tergantung pada mereknya. Ada jarum yang mencantumkan nomor, ada juga yang mencantumkan ukuran besar kepala kait dalam milimeter. Keduanya sama saja. Namun untuk memudahkan, panduan umum ini bisa dipakai: a. Jarum nomor 7 sama dengan jarum ukuran 1.50 mm b. Jarum nomor 8 sama dengan jarum ukuran 1.40 mm c. Jarum nomor 9 sama dengan jarum ukuran 1.25 mm d. Jarum nomor 10 sama dengan jarum ukuran 1.15 mm e. Jarum nomor 11 sama dengan jarum ukuran 1.05 mm f. Jarum nomor 12 sama dengan jarum ukuran 1.00 mm g. Jarum nomor 13 sama dengan jarum ukuran 0.95 mm h. Jarum nomor 14 sama dengan jarum ukuran 0.90 mm Setelah mengetahui bahan dan peralatan merajut, kini Anda tinggal mengetahui teknik-teknik dasar merajut untuk membuat aneka rajutan. Dapatkan selengkapnya di buku “3 Hari Terampil Merajut” terbitan DeMedia Pustaka.
|
|||
| Terakhir diperbarui, Rabu, 05 Mei 2010 04:04 |
Cari buku berdasarkan harga
Populer
Terbaru
Katalog Buku
Psikologi Populer Agrobisnis Buku Anak Bahasa Bakul Kuliner Populer Bisnis Burung Peliharaan Citra Rasa Asia Citra Rasa Nusantara Ekologi/lingkungan Gerobak Tukang Sayur Hewan Peliharaan Humor Ibadah dan Doa Ikan Hias Ikan Konsumsi Islamic Novel kesehatan Kesehatan Islami Ketrampilan Kisah-kisah Islami Kreasi Kreatif Masakan/minuman Mom's Guide Pastry Trendy Peng. Diri Pribadi Muslim Penunjang Pelajaran Perawatan Tanaman Perikanan Perkebunan Peternakan Psikologi & Peng. Diri Psikologi Parenting Menu Sehat Lezat Smart Akhwat Tanaman Buah Tanaman Hias & Taman Tanaman Sayur Teknik & IT Teknologi Pertanian Tuntunan Unggas Bisnis Wawasan Islami Fiksi Non-fiksi Sukses Usaha Boga Politik/Hukum Fashion & KecantikanList All Products |
|
|
Advanced Search |



Umumnya benang yang dipakai merajut adalah benang katun dan benang wol. Benang katun sifatnya padat dan agak berat. Benang ini cocok dipakai untuk membuat baju rajut atau produk sejenisnya karena sifatnya dingin di kulit dan ’jatuhnya’ bagus. Benang jenis ini tersedia di pasaran dalam tiga nomor, yaitu nomor 4, 6, dan 9.
2. Benang Wol Lokal
4. Benang Bali